“Selamat Jalan, Pejuang Mimpi!”: Asteria 2025 Warnai Perpisahan Kelas XII dengan Cinta
SMA Negeri 1 Selong – Selong --- Sabtu, 24 Mei 2025 menjadi hari
yang tak terlupakan bagi siswa kelas XII SMA Negeri 1 Selong. Di bawah langit
sore, acara Graduating Asteria digelar di Lapangan Upacara SMA Negeri 1
Selong, menghadirkan momen haru, bahagia, sekaligus reflektif.
Asteria, nama angkatan yang mereka pilih,
berasal dari bahasa Yunani yang berarti “bintang”—melambangkan cahaya, harapan,
dan keindahan. Nama ini bukan sekadar simbol, tetapi juga narasi dari
perjuangan panjang dan semangat membara dua belas kelas: XII.1 Neophyte, XII.2
Unisone, XII.3 Estrella, XII.4 Elcuatro, XII.5 Etheral, XII.6 Exposix, XII.7
Anostu, XII.8 Deltaz, XII.9 Texas, XII.10 Amerta, XII.11 Alcatraz, dan XII.12
Astro.
Acara dimulai pukul 14.30 Wita, dihadiri oleh
siswa kelas XII beserta orang tua, guru, tenaga administrasi, pengurus komite
sekolah, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur.
Siti Cahaya Asha Andini selaku Ketua Panitia
membuka acara dengan ungkapan syukur dan refleksi mendalam. Ia menyampaikan
bahwa perjalanan tiga tahun mereka di SMA Negeri 1 Selong penuh warna,
pelajaran, dan rasa syukur. Dalam sambutannya yang menyentuh, ia memohon doa
dan restu dari guru serta orang tua, mengakui betapa besar peran mereka dalam
membentuk pribadi para siswa. Suaranya bergetar saat menyampaikan:
“Untuk orang tua kami yang tercinta,
kadang-kadang kami pulang tanpa salam, kadang gagal menjawab harapan. Tapi
sungguh, kami tidak akan pernah sampai di titik ini tanpa peluh dan doa
kalian.”
Kepada teman-temannya, ia menambahkan:
“Langit kita tak lagi sama, jalan kita
bercabang. Tapi tanamkan dalam hati: kita membawa nama yang sama SMA Negeri 1
Selong, rumah tempat kita tumbuh. Mari melangkah maju dengan berani, dan
bertemu suatu hari nanti dalam versi terbaik dari diri kita masing-masing. New
guide on the next chapter. Can’t wait to tell you all about it when I see you
again.”
Acara dilanjutkan dengan seremoni
cinderamata dan pengalungan Gordon oleh wali kelas. Momen ini menjadi ruang
sakral, tempat air mata tumpah antara kebanggaan dan kehilangan.
Kepala SMA Negeri 1 Selong, Dr. Hj.
Sri Wahyuni, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh siswa yang
telah dinyatakan lulus 100% setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Ia
menyampaikan pesan hangat dan penuh motivasi:
“Selamat kepada anakku semua atas
keberhasilan menyelesaikan fase di tingkat SMA. Setelah ini, kalian akan
melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu perguruan tinggi. Semoga suasana
cerah hari ini menjadi semangat bagi kalian semua.”
Beliau juga menyampaikan apresiasi
kepada para orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya
di SMA Negeri 1 Selong. Ia menekankan bahwa perjalanan tiga tahun ini penuh
dengan interaksi, persahabatan, dan tantangan yang berhasil dilalui.
“Kami sadar, selama proses
pembelajaran tentu ada salah dan khilaf, baik yang disengaja maupun tidak.
Melalui kesempatan ini, saya mewakili segenap guru memohon maaf atas segala
kekurangan. Kami hanyalah manusia biasa yang selalu berusaha memberikan yang
terbaik.”
Beliau turut mengungkapkan
kebanggaannya atas prestasi para siswa, termasuk keberhasilan 37 siswa yang
lolos jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kepada siswa yang
masih menanti hasil seleksi, beliau menyemangati agar tetap optimis.
“Kehadiran kalian di sini hari ini
adalah bukti nyata bahwa hidup adalah perjalanan yang terus berkembang. Pegang
teguh nilai-nilai yang telah kita pelajari bersama agar masa depan kalian
cerah.”
Dr. Hj. Sri Wahyuni juga menyinggung
kontribusi siswa angkatan ini, yang telah menghadirkan pembangunan musala
sebagai bentuk pengabdian dan semangat kebersamaan.
Acara dilanjutkan dengan prosesi
penyerahan kembali siswa kepada orang tua, yang dilakukan oleh Kepala Sekolah.
Ketua Panitia didampingi orang tua dan pengurus komite mewakili seluruh siswa.
Momen ini menjadi simbol bahwa tanggung jawab pendidikan kini kembali berada di
tangan keluarga.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Lombok Timur, Bapak H. Saiful Islam, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya
memberikan apresiasi tinggi kepada SMA Negeri 1 Selong. Ia menyebut sekolah ini
sebagai salah satu yang paling diperhitungkan karena prestasinya yang terus
bersinar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam
mendukung kemajuan siswa.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga
menyampaikan pesan serius tentang pernikahan dini, mengingat NTB masih
menempati posisi teratas secara nasional dalam kasus pernikahan usia muda.
Melalui lagu yang ia nyanyikan tentang kawin muda, beliau mengajak para siswa
untuk menggantungkan cita-cita setinggi mungkin sebelum memikirkan pernikahan.
“Aku lebih menghargai orang yang
beradab daripada yang berilmu tapi tidak beradab,”
tegasnya, mengingatkan bahwa ilmu tanpa akhlak hanya akan menyesatkan.
Sebagai bagian dari tradisi,
penghargaan spesial bertajuk The Most of Asteria kepada sejumlah siswa
yang dinilai memiliki karakter dan keunikan tersendiri selama menjalani masa
belajar. Penghargaan tertinggi The Greatest of All the Time diraih oleh
Sofia Ayu Rizky (XII.1) untuk kategori wanita dan M. Erlan Tegar Saputra
(XII.3) untuk kategori pria.
Untuk kategori The Most Warmhearted,
penghargaan diberikan kepada Zaskia Raya Utami Putri Hakim (XII.12) dan
Muhammad Azka Sya’bani (XII.3) atas sikap ramah dan kepedulian mereka terhadap
sesama.
Kategori The Most Hilarious
diraih oleh Rindi Zulya Pratami (XII.5) dan Rifki Kusuma (XII.7) karena
kelucuannya yang selalu mencairkan suasana.
Adapun gelar The Most Crazy Drama
Queen disematkan kepada Almaidha Zaskia Azzahra (XII.5), sementara Drama
King-nya jatuh kepada Rifki Kusuma (XII.7).
Duo terbaik dalam kategori The Best
Duo diberikan kepada Hawa Jelita Ariyani dan Kayla Nadia Athari (XII.3)
untuk wanita, serta Abimanyu Maulidi dan M. Naraya Rizky Pratama (XII.12) untuk
pria.
Penghargaan The Walking
Encyclopedia diberikan kepada Karina Sheela Wardana (XII.5) dan Hadi Zauzia
Hulhaq (XII.9) atas wawasan luas dan kecerdasannya, sedangkan The Most
Popular jatuh kepada Bq. Aulia Zara Febriana (XII.6) dan M. Naraya Rizky
Pratama (XII.12) atas pesona dan kedekatan mereka dengan banyak siswa.
Acara perpisahan yang penuh tawa dan
haru ini ditutup dengan penampilan dari band undangan dan band siswa kelas XII,
menambah semarak serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin.
(V3)