Keluarga Besar SMA Negeri 1 Selong Peringati Hari Batik Nasional dengan Mengenakan Seragam Batik
SMA Negeri 1 Selong – Selong --- Keluarga besar SMA
Negeri 1 Selong turut merayakan Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini
dengan penuh kebanggaan. Seluruh warga sekolah, mulai dari guru, staf, hingga
siswa, kompak mengenakan pakaian batik. Ini menjadi simbol nyata penghormatan
terhadap salah satu warisan budaya paling berharga di Indonesia, yang telah
diakui dunia.
Kepala SMA Negeri 1
Selong, Dr. Hj. Sri Wahyuni, menekankan pentingnya peringatan ini untuk
menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda. “Hari
Batik Nasional adalah momen penting untuk merayakan batik sebagai salah satu
kekayaan budaya yang merepresentasikan identitas bangsa Indonesia. Kami ingin
memastikan bahwa seluruh warga sekolah, khususnya para siswa, dapat menghargai
dan mencintai batik sebagai bagian dari identitas mereka," ujar Dr. Hj.
Sri Wahyuni.
Pemandangan di
lingkungan sekolah berubah menjadi lebih semarak dan penuh warna. Beragam motif
batik dari berbagai daerah Indonesia dikenakan dengan bangga oleh para guru dan
siswa. Tidak hanya batik dari Jawa seperti Solo dan Pekalongan, tetapi juga batik
Sasambo yang menjadi kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat turut meramaikan
suasana, menciptakan harmoni budaya yang indah.
Salah satu siswa, Lalu Wahyu Putra Azy, yang akrab dipanggil Azy, turut memberikan tanggapan mengenai
peringatan ini. Sebagai Duta Anak NTB, Azy merasa peringatan Hari Batik
Nasional sangat penting dalam mengingatkan generasi muda untuk terus menjaga
dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
“Mengenakan batik di
sekolah bukan sekadar pakaian, tetapi ini juga simbol rasa cinta kita terhadap
budaya Indonesia. Sebagai Duta Anak NTB, saya bangga bisa ikut serta dalam
peringatan ini. Batik mengajarkan kita tentang sejarah, identitas, dan kebanggaan
sebagai bangsa yang kaya akan budaya,” kata Azy dengan semangat. “Saya harap
teman-teman dan generasi muda lainnya juga bisa semakin mencintai dan
melestarikan batik. Ini bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga tentang masa
depan budaya kita.”
Meskipun peringatan
tahun ini dilakukan tanpa kegiatan tambahan, hanya dengan mengenakan batik,
semangat untuk melestarikan budaya batik tetap terasa kuat. Peringatan ini
menjadi wujud komitmen SMA Negeri 1 Selong dalam mengangkat budaya nasional dan
menyadarkan seluruh warganya akan pentingnya batik sebagai simbol identitas
bangsa.
H. Muhamad Said, M.Pd.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, menyampaikan pandangannya tentang peringatan
Hari Batik ini. “Batik adalah jendela kekayaan budaya kita. Melalui kegiatan
sederhana seperti ini, kami berharap para siswa bisa lebih memahami dan
menghargai warisan budaya yang ada. Hal kecil seperti mengenakan batik bisa
menjadi langkah awal untuk membangun kecintaan yang lebih besar pada warisan
leluhur.”
Selain siswa dan guru,
para staf administrasi pun turut ambil bagian dalam perayaan ini, menambah
suasana sekolah yang semakin berwarna. Mereka mengenakan batik dengan berbagai
desain unik, menciptakan harmoni antara tradisi dan modernitas di lingkungan sekolah.
Dengan peringatan Hari
Batik Nasional ini, SMA Negeri 1 Selong tidak hanya menunjukkan kebersamaan,
tetapi juga kepedulian terhadap pelestarian budaya batik yang sudah diakui
sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of
the Oral and Intangible Heritage of Humanity ) oleh UNESCO sejak 2009. Harapan
besar disematkan pada generasi muda untuk terus menjaga dan mengembangkan batik
sebagai warisan yang tak lekang oleh waktu.
(V3)